Secara khusus, struktur fisik motor stepper berbeda dari motor AC dan DC. Perbedaan lainnya adalah daya keluaran motor stepper dapat disesuaikan dan bervariasi. Motor stepper adalah perangkat daya mekanis yang dapat menerima sinyal digital, menampilkan presisi yang sangat tinggi, ukuran yang ringkas, pemasangan yang mudah, dan torsi keluaran yang relatif besar. Terdapat juga berbagai spesifikasi yang tersedia di pasaran. Di bawah ini adalah pengantar rinci tentang teknik pemilihan untuk motor stepper.
Dalam aplikasi praktis, pilih motor stepper berdasarkan torsi yang dibutuhkan. Contohnya:
- Jika torsi yang dibutuhkan di bawah 0,8 N·m, pilih model dengan ukuran rangka (dalam mm) 28, 35, 39, atau 42.
- Jika torsi yang dibutuhkan sekitar 1 N·m, motor stepper seri 57 lebih cocok.
- Jika torsi yang dibutuhkan beberapa N·m atau lebih tinggi, pilih motor stepper dengan spesifikasi seperti 75, 85, 86, 90, 110, atau 130.
Saat memilih motor stepper, kecepatan putaran juga harus dipertimbangkan: torsi motor stepper berbanding terbalik dengan kecepatan putarannya. Dengan kata lain, semakin tinggi kecepatan putaran, semakin kecil torsinya; sebaliknya, semakin rendah kecepatan putaran, semakin besar torsinya.
Namun, dalam beberapa kasus, kecepatan putaran tinggi diperlukan sambil mempertahankan torsi yang relatif besar. Perhatian khusus harus diberikan di sini, dan metode pemilihannya adalah sebagai berikut: Evaluasi ukuran kumparan dan induktansi motor, dan pilih motor stepper dengan nilai induktansi kecil—ini memastikan torsi yang lebih besar dapat diperoleh. Sebaliknya, jika torsi besar pada kecepatan rendah diperlukan, pilih motor stepper dengan nilai induktansi dan resistansi yang besar; nilai induktansi beberapa puluh mH adalah ideal.
Frekuensi awal tanpa beban juga merupakan indikator penting. Jika motor diperlukan untuk memulai dan berhenti sesaat, dan beroperasi pada kecepatan putaran sekitar 1000 rpm (atau lebih tinggi), "percepatan awal" biasanya diperlukan.
Untuk memulai langsung untuk mencapai operasi kecepatan tinggi, disarankan untuk memilih motor stepper reluktansi variabel atau magnet permanen, karena jenis motor stepper ini memiliki "frekuensi awal tanpa beban" yang relatif tinggi. Lebih banyak wawasan tentang teknik pemilihan motor stepper akan dibahas dalam konten berikut.
Aspek ini sering diabaikan, tetapi memilih motor stepper dengan jumlah fase yang sesuai dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas kerja. Misalnya:
- Memilih motor stepper dengan lebih banyak fase dapat mengurangi getaran dan mencapai sudut langkah yang lebih kecil. Dalam banyak kasus, motor stepper 2 fase dan 4 fase umumnya digunakan.
- Untuk aplikasi yang membutuhkan operasi kecepatan tinggi dengan torsi besar, motor stepper 3 fase sangat praktis, karena dapat mencapai rotasi kecepatan tinggi sambil mempertahankan torsi yang besar.
Motor stepper khusus (misalnya, model tahan air dan tahan minyak) digunakan dalam skenario tertentu. Sebagian besar motor stepper seri 75BYG memiliki struktur tahan air. Namun, pelanggan yang membutuhkan motor stepper khusus tersebut mungkin menghadapi tantangan: model ini jarang tersedia di pasaran dan biasanya memerlukan kustomisasi dari produsen.
Di atas mencakup teknik utama untuk memilih motor stepper. Jika Anda memiliki metode pemilihan efektif tambahan, kami menyambut Anda untuk membagikannya untuk pembelajaran bersama.